Breaking News
Yonarmed 12 Kostrad terima penyerahan senpi Junaidi Auly Minta Roadmap Pengembangan Gas Bumi di Bali Lebih Terukur Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong pemanfaatan data kebudayaan akurat untuk memperkuat pembangunan nasional dan pelestarian budaya. Airmadidi ( Sulawesi Utara ), LintasKabarkan.ID – Airmadidi, Humas Polres Minut – Polres Minahasa Utara melaksanakan pengamanan maksimal pada kegiatan Pawai Paskah dan Perayaan Hari Anak GMIM Tahun 2026, yang dipusatkan di lokasi finish Gereja GMIM Puri Eden Paniki Atas Kecamatan Talawaan Kabupaten Minahasa Utara, Sabtu (25/04/2026) . Pengamanan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Minahasa Utara AKP Fatrisius Hugu Muris Pandenaa, S.H., dengan menerjunkan kurang lebih Enam Puluh Satu Personil gabungan dari Sat Lantas, Sat Samapta, Sat Intelkam, Polsek Dimembe, serta bersinergi bersama TNI dan dari satuan pengamanan Panji Yosua GMIM . Kapolres Minut AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, S.I.K., M.Si., melalui Kabag Ops mengatakan bahwa, untuk personel kami tempatkan dan kami ploting disepanjang rute Pawai dan difokusan dititik finish Gereja GMIM Puri Eden Paniki Atas, Pengamanan meliputi pengaturan arus lalu lintas, rekayasa jalan antisipasi kemacetan, sterilisasi area ibadah, dan pencegahan gangguan Kamtibmas . Kami pastikan seluruh rangkaian Pawai Paskah dan Hari Anak GMIM berjalan aman dan lancar, kehadiran Polisi untuk menjamin jemaat, agar bisa beribadah dengan khidmat dan anak-anak merayakan dengan penuh sukacita, tegas Kabag Ops . Ribuan jemaat dari berbagai jemaat GMIM Se-Minut memadati area Gereja Puri Eden, kegiatan berlangsung sampai dengan pukul 17.00 Wita, dalam keadaan aman dan kondusif . Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
banner 728x250
Berita  

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati dan Unsur Forkopimda Gelar Tanam Raya Jagung Hibrida Serentak di Desa Ranca Iyuh

Tangerang, lintasadatdanbudaya.com – Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid bersama Unsur Forkopimda melaksanakan penanaman bibit jagung hibrida serentak di Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan, Sabtu (7/3/26).

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan Tanam Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, yang dihadiri langsung oleh Kapolri dan diikuti secara virtual secara nasional.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menjelaskan bahwa penanaman jagung hibrida tersebut merupakan suatu langkah proaktif dalam menyikapi situasi global yang tidak menentu, seperti pecahnya konflik internasional yang berdampak langsung pada rantai pasok ekspor-impor dan ketersediaan pangan dunia.

“Dunia sedang tidak baik-baik saja, ada peperangan yang berdampak pada ekonomi dan tertundanya distribusi pangan. Kita juga harus mengantisipasi musim panas ekstrem. Oleh karena itu, kita harus mandiri secara pangan. Kita gandeng pengusaha dan pabrik-pabrik agar ekonomi tetap terjaga dan meminimalisir risiko PHK,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Pihaknya akan terus menguatkan kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah Daerah, Polri, TNI, Kejaksaan, dan DPRD untuk menjaga dan menguatkan ketahanan pangan bagi masyarakat, baik melalui program tanam padi dan jagung hibrida bersama maupun tanaman-tanaman lainnya

“Melalui keberlanjutan program menanam padi bersama TNI, dan jagung hibrida bersama Polri, saya optimistis ketersediaan pangan bagi masyarakat akan tetap terjaga di tengah tantangan ekonomi global”, ujarnya.

Baca Juga:  Jaksa Fungsional Kejati Sulut Dr. Budi Paskah Yanti Putri Resmi Dilantik Jadi Karo Hukum Pemprov Sulut

Ia pun mengajak seluruh pemilik lahan di Kabupaten Tangerang untuk mengoptimalkan lahan produktif yang belum dimanfaatkan, bekerja sama dengan masyarakat. Secara khusus, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada pemilik lahan, Edi Setiawan yang telah memberikan izin kepada kelompok tani untuk memanfaatkan lahannya.

“Kami berterima kasih kepada pemilik lahan, seperti Pak Edi Setiawan, yang telah mengizinkan tanahnya dimanfaatkan. Ini adalah berkah, daripada dibiarkan menganggur, lebih baik ditanami jagung oleh kelompok tani. Hasilnya bisa dijual atau dikonsumsi untuk meningkatkan gizi masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengapresiasi inisiatif dan inovasi Kapolresta Tangerang beserta seluruh jajarannya dalam program tanam jagung hibrida yang diharapkan semakin memperkuat ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kab. Tangerang

“Kami atas nama pemerintah daerah mengapresiasi inovasi Pak Kapolres beserta jajaran terkait ketahanan pangan ini. Mudah-mudahan dengan ketahanan pangan yang kuat, masyarakat sehat, dan masyarakat juga kuat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari,” pungkasnya

Sementara itu, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. M. Indra Waspada, melaporkan bahwa program ketahanan pangan ini merupakan implementasi program Asta Cita Presiden RI. Untuk wilayah hukum Polresta Tangerang yang mencakup 19 kecamatan, pihaknya akan menambah luas area tanam pada kuartal pertama ini.

Baca Juga:  Bupati dan Wakil Bupati Tangerang Minta BGN dan Seluruh Mitranya Lebih Responsif dan Cepat Tangani Laporan Masyarakat Pelaksanaan MBG

Saat ini kita menjalankan program satu desa dua hektar, dan ada penambahan di kuartal tahun ini sebanyak dua hektar lagi di tiap kecamatan. Kami berkomitmen memberikan pelayanan kepada masyarakat agar swasembada pangan tercapai,” jelas Kapolresta Indra Waspada

Menurut dia, dipilihnya jagung hibrida karena difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak nasional yang mekanisme hasil panennya tidak akan dijual bebas, melainkan disalurkan langsung melalui mekanisme resmi.

“Hasil panen dari jagung hibrida ini akan kami laporkan dan salurkan ke Bulog untuk ditampung. Ini tanggung jawab kita bersama, TNI-Polri bersama Pemerintah Daerah dan masyarakat, demi memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga,” jelasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *